Persiapan Infrastruktur Kota Tegal Menghadapi Mudik


TEGAL,  - Para pemudik yang akan melewati jalur alternatif di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Kota Tegal harus berhati-hati. Sebab, di jalur tersebut tepatnya di bawah underpass yang terletak di perlintasan Kereta Api (KA) Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kecamatan Margadana sering tergenang banjir. Bahkan, pada saat hujan lebat turun ketinggian  air bisa mencapai sekitar 40 sentimeter.

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD, Rofi’i Ali, dalam rangka persiapan mudik Pemkot Tegal harus mulai menyiapkan sejumlah ruas jalur alternatif yang aman, nyaman bagi pemudik dan masyarakat. Yakni, untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalur pantura, pada arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Jalur alternatif diperlukan untuk mengalihkan kendaraan, apabila terjadi kepadatan di jalur pantura. Selain itu, untuk menghindari kemacetan di sekitar Terminal Kota Tegal,” katanya.

Menurut dia, kondisi underpass di Kalinyamat Kulon sering banjir saat hujan. Selama ini, masyarakat telah berulangkali meminta kepada Pemkot Tegal untuk segera ditangani.

Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan agar ada penanganan di underpass, sehingga ketika hujan lebat turun masih bisa dilewati. “Apabila genangan air di underpass terlalu tinggi warga terpaksa mencari jalan alternatif,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD, Sudarso mendesak Pemerintah Pusat untuk bisa melanjutkan penyelesaian pembangunan jalan lingkar utara (Jalingkut) yang menghubungkan Kota Tegal – Kabupaten Brebes. Sebab, keberadaan Jalingkut sangat diharapkan untuk mengatasi kemacetan di jalur pantura, khususnya di dalam Kota Tegal dan Kota Brebes.

(Wawan Hudiyanto/ CN33/ SM Network)

[Download Gambar]

Menurut Saudara bagaimana kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tegal?

  • Hari Ini (27 Kunjungan)
  • Kemarin (57 Kunjungan)
  • Total (46941 Kunjungan)

  • Devi Kartikasari