Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) merupakan salah kewajiban investor yang tercantum tidak hanya pada Undang-Undang Penanaman Modal Nomor 25 Tahun 2007 Pasal 15 tetapi juga pada Peraturan Kepala BKPM Nomor 14 Tahun 2017 Pasal 7 (c). LKPM adalah laporan mengenai perkembangan realisasi penanaman modal dan permasalahan yang dihadapi Penanam Modal yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala. LKPM ditujukan untuk memantau realisasi investasi dan produksi.

Dalam upaya mendorong perusahaan melaksanakan kewajiban penyampaian laporan kegiatan penanaman modal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Tegal telah melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke perusahaan-perusahaan yang berlokasi di wilayah Kota Tegal. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya kegiatan pengendalian penanaman modal, meliputi kegiatan pemantauan, pembinaan, dan pengawasan terhadap Penanam Modal yang telah mendapatkan perizinan Penanaman Modal agar pelaksanaan Penanaman Modal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kunjungan lapangan ini dapat dilaksanakan kegiatan pemantauan, pembinaan dan pengawasan secara bersama. Pemantauan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menyajikan data perkembangan realisasi Penanaman Modal. Pembinaan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberikan bimbingan/sosialisasi ketentuan pelaksanaan Penanaman Modal serta memfasilitasi penyelesaian permasalahan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Penanaman Modal. Sedangkan pengawasan adalah upaya atau kegiatan yang dilakukan guna memeriksa perkembangan pelaksanaan Penanaman Modal, mencegah dan/atau mengurangi terjadinya penyimpangan terhadap ketentuan pelaksanaan Penanaman Modal.

DPMPTSP Kota Tegal telah melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan seperti CV. Larissa Natural Kapis, PT. Sarana Utama Global Inovatif, Toko Bagong, PT. Rotary Giat Mandiri, CV. Cresindo. Pada kesempatan tersebut, DPMPTSP Kota Tegal mendorong perusahaan untuk melakukan pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) melalui Online Single Submission (OSS) yang dapat dilakukan secara mandiri oleh Pengusaha dengan menggunakan jaringan internet. Diharapkan dengan kunjungan tersebut, kesadaran perusahaan akan pengisian LKPM secara disiplin akan meningkat.

 

Menurut Saudara bagaimana kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tegal?

  • Hari Ini (87 Kunjungan)
  • Kemarin (69 Kunjungan)
  • Total (41958 Kunjungan)

  • Devi Kartikasari